Setiap orang tua pasti ingin mempunyai anak yang cerdas. Tak heran jika para orang tua melakukan berbagai cara uang bisa menjadikan anak mempunyai perkembangan otak yang begitu baik dan juga pesat. Bahkan cara yang dilakukan tersebut para orang tua sampai rela mengeluarkan budget yang cukup besar. Tanpa harus mengeluarkan budget yang besar pun Anda bisa membuat perkembangan otak anak menjadi pesat hanya dengan menggunakan musik klasik.

Hal tersebut sudah dibuktikan melalui beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh pakarnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memang menunjukkan dengan mempelajari dan mendengarkan musik klasik bisa berpengaruh pada kecerdasan IQ seseorang. Terlebih lagi jika diperdengarkan pada bayi bisa membuatnya merasa gembira dan berpengaruh pada kerja otaknya yang berkembang lebih pesat jika dibandingkan dengan bayi lain yang tidak diperdengarkan musik klasik.

Tidak dipungkiri lagi memang musik menjadi hal yang sangat esensial dan universal bagi siapapun. Bahkan melalui musik klasik ini bisa memberikan rasa ketenangan bagi hati dan juga pikiran. Dari ketenangan itulah yang nantinya bisa lebih meningkatkan kerja dari otak. Memang banyak sekali yang merekomendasikan untuk memperdengarkan musik klasik terutama pada saat sedang mengandung buah hati. Terutama pada saat kehamilan yang memasuki trimester kedua.

Pada trimester tersebut janin mengalami perkembangan begitu pesat sekali. perkembangan tersebut terjadi pada kemampuan dan juga ukuran janin. Salah satu dari kemampuan yang penting dan mulai berkembang tersebut yaitu kemampuan untuk mendengaran. Apalagi pendengaran merupakan satu-satunya media atau saluran komunikasi yang terjadi antara dunia luar dengan janin yang ada didalam kandungan. Janin tersebut bisa merasakan keadaan yang terjadi pada lingkungan sekitar melalui pendengaran itu.

Musik Klasik Bagi Bayi

Itulah mengapa sangat dianjurkan untuk memperdengarkan musik klasik bagi janin yang masih dikandungan. Karena bisa membuat kecerdasannya meningkat pada saat nanti anak tersebut sudah lahir dan beranjak dewasa. Memang pada dasarnya masa keemasan anak telah dimulai pada saat di dalam kandungan sampai pada usia 3 tahun. Jika pada usia ini anda memberikan pembelajaran yang positif serta beberapa metode untuk meningkatkan perkembangan otak yang baik pada anak, tentu akan membuat anak anda dapat mencapai kecerdasan yang optimal.

Pengenalan musik pada anak sejak dini merupakan cara mengembangkan keampuan anak dari segi kognitif maupun psikomotorik. Sehingga memang musik klasik digunakan sebagai salah satu cara untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri jika diterapkan pada anak usia sekolah. Namun, mungkin untuk mengawalinya pada usia bayi, anda harus mengajarkan memukul drum atau menekan nut piano sehingga anak terangsang motoriknya.

Namun pada jenjang sekolah anak yang mempelajari musik klasik akan jauh lebih seimbang otak kanan dan otak kirinya. Karena anak akan membaca not balok yang otomatis menghitungnya, kemudian anak juga harus mengetahui dinamika dari lagu yang dimainkan seperti kalau pada musik klasik adalah dari lembut ke keras (crescendo) atau sebaliknya yakni keras ke lembut (decrescendo) dan juga harus menyesuaikan alat musik yang ia mainkan seperti piano untuk embut dan forte untuk keras.

Serta mungkin anak juga harus melatih teknik permainannya seperti menyatukan not dalam satu kesatuan atau yang disebut dengan legato atau mematahkan not balok yang dimainkan menjadi nada yang terkesan patah-patah yang biasa disebut dengan staccato. Keharusan yang ada pada musik klasik diataslah yang membuat anak harus berkonsentrasi pada 2 aspek skaligus yang mengaktifasikan otak kanan dan kiri sekaligus.

 

Spread the love