Musik Klasik di Dunia – Musik merupakan salah satu bentuk karya seni yang untuk menikmatinya dibutuhkan indera pendengaran – karena, musik terdiri dari harmonisasi dari bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh beberapa alat musik. Musik sudah tercipta sejak dahulu kala. Tidak seperti sekarang – terdapat sangat banyak jenis-jenis serta aliran-aliran musik yang bermunculan, Zaman dahulu terdapat hanya 1 aliran musik yang dinamakan dengan musik klasik. Selanjutnya, mari Kita tilik apa pengertian dari musik Klasik itu. Secara literal, musik klasik berarti musik yang lama atau musik yang ada dari zaman dahulu.

Lantas, apakah musik-musik kuno seperti jazz, blues dan keroncong juga merupakan musik Klasik di dunia?
Meskipun aliran-aliran yang disebutkan tadi merupakan aliran musik yang juga sudah lama muncul, namun tidak bisa disebutkan yang termasuk kedalam musik Klasik. Simple nya, musik klasik merupakan aliran musik yang sudah ada sejak sangat lama, Bahkan sebelum aliran musik lain muncul-yang awal kemunculanya berasal dari negara-negara di Eropa sana. Dilihat dari warna musiknya, musik klasik terdiri dari harmonisasi suara-suara yang dihasilkan oleh piano, biola, cello, brass, harpsichord. Seperti yang dapat dilihat bahwa alat musik yang dominan digunakan dalam musik Klasik adalah alat musik yang dimainkan dengan cara digesek dan tiup. Adapun beberapa zaman dari musik Klasik adalah

musik klasik di dunia

Yang pertama adalah Masa yunani kuno. Pada masa ini, musik klasik digunakan untuk berbagai acara keagamaan, perayaan, juga sebagai sarana hiburan. Pada masa ini musik tidak hanya ada di yunani, di beberapa negara lain juga sudah ada musik. , memasuki abad pertengahan. Pada zaman ini musik klasik belum se kompleks sekarang ini. Ritme yang digunakan Masih berupa monophonic. Alat musik yang digunakan pada masa ini adalah flute kayu. Gemshorn atau alat musik tiup mirip recorder namun terbuat dari kayu. Karena abad ini digambarkan sebagai abad yang kaku dikarenakan kendali rakyat dipegang oleh otoritas gereja, sehingga, warna – warna musik yang tercipta merupakan musik pengorbanan yang digunakan untuk peribadatan di gereja. Selanjutnya memasuki Masa Renaissance. Masa ini sering juga Disebut sebagai masa kelahiran kembali, Disebut begitu karena pada masa ini lahir pola pikir dari masyarakat untuk memberontak dari otoritas gereja yang berkuasa sejak Masa pertengahan.

Seperti namanya, pada Masa ini terjadi Cukup banyak perubahan khususnya pada pola pikir masyarakat nya, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan juga tentu saja, musiknya. Meski, dalam musik, tidak ada terlalu banyak perubahan. Namun, beberapa perkembangan terjadi pada masa ini, seperti : munculnya garis-garis pranada, muncilnya istilah tocatta, Ballade, prelude, dan juga mass yang kita kenal sampai sekarang. Berkembangnya alat-alat musik seperti harpa, viol, trumpet, rebana, recorder, slide trumpet, serta flute.

Itulah perjalanan Sejarah musik Klasik di dunia dari masa ke masa yang hingga kini masih tertulis rapih sebagai sejarah. Seiring dengan berjalanya waktu, musik Klasik meskipun masih ada, namun menjelma menjadi aliran menjadi musik mewah yang kini mulai jarang didengarkan oleh orang-orang modern. Acara pergelaran music klasik juga kian jarang ditemui, hanya digelar pada saat-saat tertentu saja. Aliran musik ini juga lebih banyak digunakan untuk mengisi back sound film-film layar lebar. Salah satu rumah produksi film yang hampir selalu menggunakan aliran musik ini sebagai Latar suara adalah Walt Disney dan Pixar.

Baca juga : Richard Wagner Komposer Legendaris yang Digemari Raja Ludwig II dari Bavaria !

Spread the love