Musik klasik selama ini dikenal sebagai salah satu harmoni yang bisa memberikan ketenangan pada pendengarnya. Alunan melodinya yang merdu berpadu dengan alat-alat musik yang dimainkan dengan baik membuat musik klasik jadi favorit banyak orang. Apakah kamu juga termasuk orang yang selalu mendengarkan musik klasik saat bekerja atau beraktivitas? Selain enak didengarkan, musik klasik juga diklaim punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh dan otak.

Tapi ternyata, dalam sejarah ada musik klasik yang dianggap kontroversial. Bukannya banyak dipuja dan dinikmati, musik-musik ini malah menuai kritikan dari publik. Berikut di antaranya:

  • St John Passion

Kamu mungkin tidak mengenal judul musik klasik yang satu ini, tapi kamu pasti tahu nama penciptanya. Ya, tak ada yang tidak mengenal Johan Sebastian Bach. Ia merupakan salah satu komposer musik klasik terbaik sepanjang masa yang karya-karyanya masih juga didengarkan hingga saat ini. Sudah tak terhitung berapa kali musik karya Bach digubah dan dimainkan sebagai bagian dari pertunjukan. Tapi uniknya, musik karya Bach yang berjudul St John Passion ternyata pernah mengalami sebuah penolakan. Di tahun 1995, mahasiswa dari Swarthmore College University di Philadelphia beramai-ramai menolak untuk menyanyikan karya dari Bach si Poker Online karena di dalamnya terdapat kata Yahudi yang diulang sebanyak 70 kali. Di tahun 2000, tepat 250 tahun setelah kematian Bach, St John Passion kembali mendapat penolakan saat akan dimainkan di Oregon Beach Festival.

  • Symphoni no 3: Eroica

Siapa yang tak tahu Beethoven? Bahkan kalau kamu bukan merupakan penggemar musik klasik, kamu pasti pernah mendengar nama Beethoven. Komposer ini awalnya dikenal sebagai orang yang sangat memuja Napoleon Bonaparte. Dia banyak mengusung tema-tema Napoleonik dalam kehidupannya dan gagasan-gagasan yang dikemukakannya. Bahkan pada saat itu Beethoven berencana untuk menamai salah satu gubahannya, yakni Symphoni no 3 dengan nama Bonaparte. Namun saat Napoleoon mengangkat dirinya sendiri sebagai seorang kaisar, Beethoven berubah haluan dan menyebut Napoleon merpakan tiran yang selalu merasa lebih baik dari orang lain. Beethoven pun urung menamai karyanya Bonaprte, dan ia menggantinya dengan Eroica. Tak hanya judulnya yang terdengar aneh, musik dari symphoni itu pun dianggap sangat tidak menggambarkan Beethoven.

  • Parade

Di era musik klasik, jenis simfoni yang bisa diterima pada waktu itu kebanyakan berasal dari alat musik seperti piano, biola, dan alat-alat musik tiup. Tapi Erik Satie merupakan komposer yang sangat nyentrik. Dalam sebuah karyanya yang berjudul Parade, Satie memasukkan banyak sekali unsur yang dianggap aneh pada masa itu, seperti suara mesin ketika, suara tembakan senapan, dan juga suara sirine. Karyanya itu bukannya dianggap inovatif, namun justru mendapat banyak kritik dari publik pada saat itu. Satie pun ternyata tidak senang saat Parade dimasukkan ke dalam sebuah karya gabungan selama 5 menit yang di dalamnya juga terdapat simfoni dari Pablo Picasso.

Meski sempat menuai kontroversi di zamannya, namun nyatanya saat ini gubahan dari ketiga komposer tersebut mendapat apresiasi yang sangat baik dari pecinta musik. Kamu pernah mendengarkan salah satu di antaranya?

Spread the love